6 Gejala dan Penyebab Penyakit Hiv Aids

gejala pnyakit hiv aids

Mengenali Gejala Gejala Awal Infeksi Virus HIV

Meskipun HIV AIDS bisa mengakibatkan gangguan pada kondisi kesehatan yang serius, tapi sangat disayangkan gejala awal dari penyakit HIV AIDS kurang diketahui. Sehingga pada akhirnya penyakit ini baru diketahui pada saat telah masuk tahap stadium yang kronis / parah yang menyebabkan kemungkinan kesembuhan menjadi hampir tidak mungkin. inilah gejala yang pada umumnya dirasakan penderita hiv aid :

  1. Mengalami demam, gejala utama infeksi HIV ini juga bisa berupa demam ringan, sakit tenggorokan, pusing, serta terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening. Hal tersebut menandakan bahwa virus tersebut sudah masuk ke aliran darah dan merusak sistem imunitas tubuh Anda.
  2. Cepat merasa lelah /a capek, di saat virus itu sudah masuk ke dalam tubuh Anda, maka mereka akan mengganggu sel sel yang sehat dalam tubuh. Sehingga bisa mengakibatkan kecapean dan membuat tubuh menjadi lemah.
  3. Mengalami penurunan berat badan & batuk kering, berat badan yang menurun drastis dan batuk kering juga pertanda awal Anda terserang oleh HIV AIDS. Hal tersebut bisa terjadi diakibatkan oleh HIV yang mengganggu kesehatan sel tubuh lain.
  4. Ruam kulit, sebuah ruam kulit seperti bisul & jerawat yang mendadak menyerang tubuh dapat pula jadi pertanda awal adanya penyakit HIV AIDS. Ruam kulit ini terjadi hanya seketika setelah anda terinfeksi HIV.
  5. Nyeri otot, terjadinya nyeri otot ini karena adanya peradangan pada kelenjar getah bening Anda. Nyeri inipun bisa melanda bagian sendi & pangkal paha / lutut.
  6. Mual, muntah, dan diare, diare yang berlangsung terjadi dan dengan disertai mual & muntah juga bisa jadi gejala bahwa diri Anda terkena infeksi penyakit HIV AIDS.   Baca juga : Obat Herbal hiv aids

Penyebab Seseorang Dapat Terinfeksi HIV

Pada umumnya HIV dan virus-virus semacamnya bisa ditularkan lewat kontak langsung antara lapisan kulit dalam {membran mukosa} / aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, cairan vagina, air mani, cairan preseminal, dan juga air susu ibu. Selain itu, di bawah ini juga ada beberapa penyebab penularan virus HIV AIDS yang harus Anda ketahui, diantaranya :

  • Faktor Genetik / Riwayat Keluarga, seorang ibu yang terjangkit oleh HIV bisa mewarisi penyakit yang dideritanya kepada janin yang dikandung dalam perutnya. Penularan HIV lewat rahim pada waktu parinatal terjadi ketika minggu akhir masa kehamilan.
  • Seks Bebas, adalah faktor nomor satu pemicu menularnya HIV. Sering gonta ganti pasangan ketika berhubungan intim akan beresiko untuk terjangkit oleh virus HIV
  • Berhubungan intim tanpa kondom, hal ini dikarenakan ketika terjadi kontak sekresi di cairan vagina pada bagian alat kelamin¬† akan membuat seseorang tertular virus HIV AIDS.
  • Jarum suntik tidak steril, hal tersebut sangat bisa mendorong seseorang untuk terserang oleh virus HIV. Para pengguna narkoba yang bertukar jarum suntik tentu akan dengan mudah tertular oleh virus HIV, yang dikarenakan oleh cairan / darah pada pengidap HIV AIDS pindah ke dalam tubuh yang sehat.
  • Transfusi darah tidak steril, cairan dalam tubuh orang yang mengidap virus HIV sangat mudah menular, sehingga ketika melakukan transfusi darah anda harus lebih teliti, sebab pemilihan dan penyeleksian pendonor adalah fase pertama untuk mencegah terjadinya penularan HIV.

Source : health.gov

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *